Selain Kanker Paru, Ini Dampak Buruk Merokok yang Mengintai Perokok

Dampak Buruk merokok
Selain Kanker Paru, Ini Dampak Buruk merokok yang Mengintai Perokok

Tentu saja hampir semua orang tahu apa saja Dampak Buruk Merokok, dari kanker, gangguan fungsi paru, hingga masalah jantung. Namun, nyatanya masih ada banyak dampak yang ditimbulkan dari rokok selain tiga hal tersebut. Apa saja ya?

Dampak rokok yang jarang diketahui
Ternyata, rokok bisa menimbulkan dampak buruk pada seluruh organ tubuh, tak hanya paru dan jantung saja. Nah, mari kita simak apa saja bahaya merokok yang jarang diketahui oleh orang awam.

  • Disfungsi ereksi

Sebuah studi dari Tulane University menemukan dampak negatif rokok yang nyatanya bisa menggangu kehidupan seksual Anda dan pasangan. Para peneliti menemukan bahwa semakin banyak rokok yang diisap, maka semakin besar peluang pria alami disfungsi ereksi.

Usut punya usut, nikotin dalam rokok berperan sebagai vasokonstriktor, yaitu dapat mengurangi aliran darah untuk mempertahankan durasi ereksi. Oleh karena itu, pria yang merokok sangat berisiko alami impotensi atau Disfungsi Ereksi.

  • Gejala PMS

Bagi para wanita yang merokok, kemungkinan mengalami gejala pms yang lebih parah sangat besar. Seperti yang dikutip dari American College of Obstetricians and Gynecologists, 50% perokok wanita mengalami kram perut menjelang masa menstruasinya. Diketahui bahwa kondisi tersebut bisa berlangsung selama 2 hari bahkan lebih.

Tak hanya kram perut, rokok juga bisa menimbulkan dampak lainnya pada wanita yang sedang PMS:

  • Punggung sakit
  • Perut kembung
  • Payudara terasa nyeri
  • Muncul jerawat

Hal tersebut disebabkan bahaya dari merokok bisa mengubah kadar hormon wanita dan mengurangi vitamin D yang ada pada tubuh, sehingga gejala tersebut semakin parah.

  • Gangguan penglihatan

Para perokok mempunyai peluang terkena katarak dua sampai tiga kali lebih besar dibandingkan mereka yang tidak merokok. Sebuah penelitian dari Rutgers University menemukan bahwa para peserta yang merupakan perokok aktif ternyata mengalami masalah penglihatan. Mereka kesulitan membedakan gradasi dari berbagai warna.

Selain itu, dampak rokok juga bisa berujung pada kebutaan akibat degenerasi makula terkait usia. Penyakit ini menyerang bagian retina dan sering dialami oleh orang berusia di atas 55 tahun. Mengapa bisa terjadi?

Zat radikal bebas yang ada pada rokok memicu gangguan aliran darah dalam tubuh, salah satunya yang menuju Retina mata. Nah, di dalam retina mata tersebut terdapat sel makula yang bisa menurunkan fungsi utama indra penglihatan dan mengakibatkan kerusakan. Makanya, dampak rokok bisa sangat bersifat negatif hingga mampu membuat kita buta.

  • Inkontinensia

Jika Anda saat ini cenderung lebih susah menahan kencing, bisa jadi itu karena kebiasaan merokok Anda. Ya, dampak negatif dari rokok yang jarang diketahui lainnya adalah inkonteinensia urin, alias tidak bisa menahan keinginan kencing.

Berdasarkan penelitian pada 2000 wanita Finlandia menemukan bahwa mereka yang merokok ternyata 3 kali lebih sering buang air kecil dibanding perokok pasif. Rasa ingin buang air kecil ini disebabkan karena otot kandung kemih tidak bekerja dengan baik, sehingga urin keluar begitu saja.

  • Kanker jenis lainnya

Kanker yang sering dikaitkan dengan dampak rokok adalah kanker paru-paru. Namun, Anda seharusnya menyadari bahwa terdapat bahaya kanker lainnya yang mengintai Anda akibat kebiasaan merokok.

Para peneliti dari American Cancer Society telah mencatat, setidaknya terdapat 12 jenis kanker yang berbeda yang dihasilkan oleh rokok.

  • Kanker hati
  • Kanker usus
  • Kanker mulut
  • Kanker perut
  • Kanker kulit
  • Penyakit ginjal
  • Kanker serviks
  • Leukemia myleoid akut

Setelah Anda mengetahui berbagai dampak rokok yang ditimbulkan, apakah Anda masih mau menghisap zat-zat berbahaya yang nantinya merusak tubuh Anda? Mulailah untuk mempertimbangkan apakah bahaya merokok yang ditimbulkan sepadan dengan ketidakmampuan untuk berhenti.

Comments closed