Makanan Pemicu Penyakit Kanker Pada Tubuh Manusia

Makanan Pemicu Penyakit Kanker
Makanan Pemicu Penyakit Kanker Pada Tubuh Manusia

Makanan Pemicu Penyakit Kanker – Dianggap salah satu penyakit paling mematikan nomor dua, kanker ditakuti banyak orang di dunia. Perkembangannya cukup pesat di berbagai negara. Oleh karena itu, banyak kampanye yang dilakukan untuk mengingatkan bahaya kanker dan cara untuk mencegahnya.

Salah satunya dengan mengubah gaya hidup dan pola makan. Di zaman yang serba instan seperti sekarang ini, kanker mengintai di mana-mana, bahkan di setiap makanan yang kita konsumsi. Beberapa di antaranya seperti makanan di bawah ini!

Makanan Pemicu Penyakit Kanker

  • Daging Merah

Daging merah yang biasa dikonsumsi orang Indonesia antara lain sapi, babi, dan kambing. Sebenarnya daging tersebut sangat menyehatkan, karena menjadi sumber protein dan mineral. Sayangnya, ketiganya memiliki jumlah lemak jenuh dan kolesterol tinggi.

Mengonsumsinya terlalu banyak bisa meningkatkan risiko terkena kanker usus, kanker pankreas, dan kanker prostat. Ngeri banget, kan? Nah, biar lebih sehat, kamu bisa mengonsumsinya dengan cara dikukus atau direbus.

Batas yang ditolerir untuk mengonsumsi daging merah dalam sehari hanyalah 70 gram. Kamu bisa mengganti jenis daging lainnya untuk asupan yang lebih sehat. Misalnya daging ayam tanpa lemak atau ikan.

  • Sushi

Ikan juga menjadi sumber protein yang baik bagi tubuh. Adanya kandungan protein yang cukup membuat badan cepat pulih dari penyakit. Namun, jika mengonsumsinya secara mentah seperti sushi, justru bisa menjadi bumerang untuk kita.

Ikan mentah berisiko masuknya nematoda (cacing) masuk ke dalam tubuh. Cacing tersebut bisa memengaruhi saluran pencernaan. Selain itu, salmon atau tuna sendiri mengandung merkuri yang cukup tinggi.

Kandungan merkuri pada ikan tersebut bisa meningkatkan risiko penyakit jantung. Nah, sekarang mulai batasi jumlah konsumsinya ya, Guys!

  • Minuman keras

Bagi sebagian orang, pesta tanpa minuman keras itu terasa kurang nikmat. Di balik kesenangan sementara itu, minuman keras atau beralkohol bisa berdampak kerusakan organ-organ vital di seluruh tubuh.

Bahaya minuman ini cukup signifikan, karena bisa meningkatkan risiko kanker mulut, tenggorokan, esofagus, payudara, usus, dan sebagainya. Sesekali mungkin tidak terasa, tapi lebih baik lagi kalau kamu menguranginya. Menjalani pola hidup sehat bisa menjadi penetralisir bagi kamu yang mulai kecanduan.

  • Granola

Siapa di antara kamu yang sering mengonsumsi granola saat diet? Ketika granola diolah menjadi sereal, kandungan gizinya akan hilang, termasuk seratnya.

Kamu harus lebih berhati-hati melihat kandungan granola yang kamu beli. Pasalnya, banyak granola di pasaran yang mengandung sirup jagung atau gula. Bukannya lebih sehat, kamu justru akan menumpuk gula dan kalori yang kosong karena indeks glikmiknya tinggi.

Glukosa yang tinggi dapat meningkatkan gula darah dan menjadi Makanan Pemicu Penyakit Kanker payudara. Kalau tetap pengin menyantapnya, kamu bisa membuatnya sendiri dengan gluten gandum. Sebagai pemanis, kamu bisa memadukannya dengan madu atau sirup maple murni.

  • Sayur dalam kaleng

Melansir dari The Truth About Cancer, makanan kaleng mengandung senyawa bisphenol-A (BPA) yang bisa mengembangkan sel kanker. Parahnya lagi, ada sebuah penelitian yang menunjukkan BPA dapat mengubah sel otak pada tikus. Maka dari itu, lebih baik hindari makanan kalengan, meskipun itu berupa sayuran sehat.

Menurut penelitian dari Harvard School of Public Health, mengonsumsi makanan kalengan dalam jangka panjang bisa berisiko terserang penyakit diabetes, serangan jantung, impotensi, dan sebagainya. Sebisa mungkin hindari pembelian sayur atau buah kaleng ya!

  • Minyak sayur

Makanan yang dimasak menggunakan minyak sayur, seperti minyak jagung, akan menghilangkan zat omega-6 hingga omega-3 dari makanan. Pelepasan konsentrasi tinggi zat kimia tersebut dikenal dengan aldehida. Hal ini bisa menyebabkan berbagai penyakit, termasuk kanker, penyakit jantung, dan demensia.

Martin Grootveld, seorang profesor kimia bioanalitik dan patologi kimia, mengatakan penelitiannya menunjukkan makanan yang digoreng dengan minyak sayur, mengandung sebanyak 100 sampai 200 kali aldehid beracun. Hal ini berdasarkan batas harian aman yang ditetapkan organisasi kesehatan dunia.

  • Makanan atau minuman instan

Makanan atau minuman instan menjadi pilihan banyak orang, apalagi ketika tak punya banyak waktu. Namun, tidak semua produsen menghasilkan produk yang aman untuk dikonsumsi setiap hari.

Beberapa penelitian menemukan sebagian kemasan makanan ringan mengandung bahan yang berpotensi memicu kanker, yakni akrilamida. Gak cuma itu saja, makanan atau minuman instan juga berpotensi menyebabkan kanker, karena adanya tambahan bahan.

Selalu perhatikan info bahan pada kemasan ya, sebaiknya hindari adanya pemanis buatan, bahan pengawet, dan sodium nitrit. Ketiga bahan tersebut bisa memicu kanker, terutama jika dikonsumsi secara intens.

  • Popcorn

Makanan Pemicu Penyakit Kanker satu ini pasti gak asing lagi bagi kamu yang hobi nonton, ya kan? Popcorn yang diolah menggunakan microwave bisa mengandung bahan kimia pemicu kanker.

Environmental Protection Agency (EPA) Amerika Serikat mendapatkan asam perfluorooctanoic di dalam popcorn bersifat karsinogenik. Parahnya lagi, menurut Breast Cancer Charities, senyawa dalam makanan olahan jagung ini dapat menyebabkan tumor.

Nah, itulah beberapa makanan maupun minuman yang dikenal bisa memicu kanker. Mulai sekarang, kurang-kurangi konsumsinya ya!

Comments closed